Agungputrawidyanto's Weblog

penerapan komputasi dalam teknologi nuklir | April 6, 2012

Penelitian, pengembangan dan penerapan teknologi di bidang nuklir merupakan masalah yang sensitil karena selalu dikaitkan dengan sejarah awal pemanlaatan energi nuklir untuk menciptakan bom nuklir sebagai senjata pemusnah masal, yaitu menjelang berakhirnya Perang Dunia II. Jepang menyerah tanpa syarat akibat dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki yang daya rusaknya sangat luar biasa. Dalam hitungan detik, sebanyak 117.810 korban tewas tergulung gelombang kejut dan 60.769 orang luka-luka. Demikian juga gedung-gedung, jembatan, dan semua instalasi di kedua kota tersebut hancur tidak bersisa. Namun dewasa ini Jepang, sebagai satu-satunya negara yang menjadi korban senjata nuklir yang seharusnya trauma dengan energi nuklir, ternyata telah memanlaatkan energi nuklir untuk memenuhi lebih dari 60% kebutuhan energi listriknya. Sejak tahun 1963 di Jepang telah beroperasi 55 unit pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dan 2 unit dalam pembangunan. Walaupun terjadi perdebatan publik dalam pembangunan PLTN, saat ini ada 439 PLTN yang beroperasi di 32 negara di dunia, dan energi nuklir menyumbang 16,24% dari produksi listrik dunia.

Energi nuklir kembali menjadi pilihan karena sumber energi ini ramah lingkungan. Dibandingkan dengan penggunaan bahan bakar losil yang dominan saat ini, seperti batu bara, gas alam, dan minyak bumi, PLTN tidak menghasilkan emisi gas berbahaya seperti NOx, SOx, dan CO, yang dianggap sebagai kontributor utama pencemaran lingkungan yang menyebabkan efek rumah kaca. Karena itu energi nuklir telah dipromosikan kembali untuk melawan pemanasan global yang semakin parah sekarang ini. Pada saat yang bersamaan, harus tetap menjaga faktor-faktor keamanan dan keiselamatan PLTN, terutama setelah kecelakaan nuklir di Three Miles Island dan Chernobyl yang menyebabkan terhentinya pembangunan PLTN baru di Amerika Utara dan Eropa Bara!. Kecelakaan PLTN jenis PWR di Three Mile Island, Pennsylvania pada tahun 1979, adalah karena kesalahan manusia yaitu operator mematikan emergency core cooling system. Beruntung dengan adanya bangunan pengungkung (containment) reaktor maka hanya sejumlah kecil produk lisi radioaktil yang keluar dari pengungkung. Kecelakaan PLTN jenis RBMK-1000 di Chernobyl Ukrania, pada tanggal 26 April 1986, diakibatkan juga oleh kesalahan manusia yaitu operator melakukan pengujian yang tidak sesuai dengan prosedur. Dengan tidak adanya bangunan pengungkung seperti pada reaktor di Three Mile Island, maka terlepaslah isotop radiasi tinggi (100-150 juta curies) ke atmosler. Akibat kecelakaan ini, dua pekerja tewas seketika pada waktu ledakan, sedangkan 31 pekerja . meninggal kemudian akibat menerima dosis radiasi tinggi pada waktu melakukan pembersihan. Selain itu, tidak kurang dari 135.000 orang harus diungsikan keluar daerah bencana.

Ilmu komputasi muncul bersamaan dengan berkembangnya kekuatan pengolahan komputer dan metode numerik. Dengan ilmu komputasi maka solusi atas masalah dapat lebih cepat dan lebih akurat dibandingkan dengan kompulasi klasik yang umumnya hanya menggunakan pena dan kertas yang dikerjakan dengan bantuan label atau mesin hitung. Penelilian dan pengembangan dewasa ini dapal lebih terarah dengan bantuan model matematik dan simulasi komputer. Eksperimen yang selama ini dilakukan dengan metode coba-coba (trial and error) yang menyebabkan pemborosan dapat dikurangi. Adalah ilmuwan besar abad 21, John Von Neumann yang meletakkan. dasar-dasar ilmu kompulasi melalui karya-karyanya tidak hanya dalam bidang matematika, teori kuantum dan teori permainan, namun Juga  dalam fisika nuklir. Bersama-sama dengan Stanislaw M. Ulam, Enrico Fermi,  dan Nicholas Metropolis, John von Neumann mengembangkan program simulasi kompuler untuk proyek pembualan bam alom di Los Alamos pada perang Dunia II. Pada buku ini, penulis mencoba memberikan gambaran kepada pembaca mengenai peranan ilmu komputasi dalam iptek nuklir, mulai dari pemodelan, perancangan sampai dengan simulasi komputer.

sumber:

http://www.pdii.lipi.go.id/read/2011/05/04/komputasi-dalam-ilmu-pengetahuan-dan-teknologi-nuklir.html


Posted in Uncategorized

Leave a Comment »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: