Agungputrawidyanto's Weblog

tugas 3 mei 2012

May 3, 2012
Leave a Comment

SOAL

1. Jelaskan secara singkat apa yang anda ketahui tentang UDP
2. Jelaskan perbedaan TCP dan UDP
3. Berikan contoh aplikasi –aplikasi yang menggunakan protokol UDP, dan jelaskan bagaimana kerja aplikasi tersebut.

4. Bagaimana konsep Client Server dalam jaringan komputer
5. Jelaskan secara singkat apa yang anda ketahui tentang Protokol Transport.
6. Dalam protokol transport terdapat dua protokol utama yaitu TCP and UDP, jelaskan perbedaan TCP dan UDP.
7. Berikan contoh aplikasi –aplikasi yang menggunakan protokol TCP, dan jelaskan bagaimana kerja aplikasi tersebut.
8. Jelaskan langkah dan prinsip kerja socket programming untuk komunikasi dua arah

 

JAWAB

1.      UDP (Unit Datagram Protocol) adalah protocol connectionless message-based yang lebih sederhana. Di protocol connectionless, tidak ada usaha yang dibuat untuk koneksi end-to-end. Koumikasi dicapai dengan mengirimkan informasi satu arah, dari source ke destination tanpa mengecek untuk melihat apakah tujuan masih ada, atau apakah koneksi disiapkan untuk menerima informasi. Paket UDP melewati jaringan dalam unit-unit yang berdiri sendiri.

Ciri-ciri UDP adalah:

  • Tidak terpercaya
    Ketika pesan dikirimkan, tidak dapat diketahui apakah akan sampai tujuan. Paket dapat hilang di jalan. Tidak ada konsep acknoweledgment, retransimission, dan timeout.
  • Tidak terurutJika dua pesan dikirimkan ke penerima yang sama, urutan sampainya tidak dapat diprediksi.
  • Lightweight
    Tidak ada pemesanan pesan, tidak ada pelacakan koneksi, dll. Layer transport yang kecil yang didesain di atas IP.
  • Datagrams
    Paket yang dikirimkan secara individu dan dijamin akan utuh jika sampai. Paket-paket memiliki batas-batas yang pasti, dan tidak dipisan dan dibagi ke dalam data stream yang mungkin ada

2.       PERBEDAAN TCP DAN UDP

Berbeda dengan TCP, UDP merupakan connectionless dan tidak ada keandalan, windowing, serta fungsi untuk memastikan data diterima dengan benar. Namun, UDP juga menyediakan fungsi yang sama dengan TCP, seperti transfer data dan multiplexing, tetapi ia melakukannya dengan byte tambahan yang lebih sedikit dalam header UDP.

  1. UDP melakukan multiplexing UDP menggunakan cara yang sama seperti TCP. Satu-satunya perbedaan adalah transport protocol yang digunakan, yaitu UDP. Suatu aplikasi dapat membuka nomor port yang sama pada satu host, tetapi satu menggunakan TCP dan yang satu lagi menggunakan UDP—hal ini tidak biasa, tetapi diperbolehkan. Jika suatu layanan mendukung TCP dan UDP, ia menggunakan nilai yang sama untuk nomor port TCP dan UDP.

    UDP mempunyai keuntungan dibandingkan TCP dengan tidak menggunakan field sequence dan acknowledgement. Keuntungan UDP yang paling jelas dari TCP adalah byte tambahan yang lebih sedikit. Di samping itu, UDP tidak perlu menunggu penerimaan atau menyimpan data dalam memory sampai data tersebut diterima. Ini berarti, aplikasi UDP tidak diperlambat oleh proses penerimaan dan memory dapat dibebaskan lebih cepat. Pada tabel, Anda dapat melihat fungsi yang dilakukan (atau tidak dilakukan) oleh UDP atau TCP.

 

3.      Contoh protokol aplikasi yang menggunakan UDP :

• DNS (Domain Name System) 53

• SNMP, (Simple Network Management Protocol) 161, 162

• TFTP (Trivial File Transfer Protocol) 69

• SunRPC port 111.

Cara Kerja DNS (Domain Name System)

Secara sederhana cara kerja DNS bisa dilihat pada gambar berikut ini:

DNS menggunakan relasi client – server untuk resolusi nama. Pada saat client mencari satu host, maka ia akan mengirimkan query ke server DNS. Query adalah satu permintaan untuk resolusi nama yang dikirimkan ke server DNS.

  1. Pada komputer Client, sebuah program aplikasi misalnya http, meminta pemetaan IP Address (forward lookup query). Sebuah program aplikasi pada host yang mengakses domain system disebut sebagai resolver, resolver menghubungi DNS server, yang biasa disebut name server.
  2. Name server meng-cek ke local database, jika ditemukan, name server mengembalikan IP Address ke resolver jika tidak ditemukan akan meneruskan query tersebut ke name server  root server.
  3. Terakhir barulah si client bisa secara langsung menghubungi sebuah website / server yang diminta dengan menggunakan IP Address yang diberikan oleh DNS server.

4.      Konsep client server

Jaringan client atau server adalah jaringan dimana komputer client bertugas melakukan permintaan data dan server bertugas melayani permintaan tersebut.

Client

  • User akan membuat permintaan melalui software client. Aplikasi ini berfungsi :
  • Memberikan interface bagi user untuk melakukan jobs.
  • Format request data ke bentuk yang dapat dimengerti oleh server
  • Menampilkan hasil yang diminta pada layar

Server

Jaringan client atau server, server khusus digunakan untuk pemrosesan, penyimpanan dan manajemen data. Server bertugas menerima request dari client, mengolahnya, dan mengirimkan kembali hasilnya ke client. Untuk itu, server membutuhkan komputer khusus dengan spesifikasi hardware yang jauh lebih baik dan bertenaga dibandingkan hardware untuk client karena komputer harus mampu melayani :

  • Request secara simultan dalam jumlah besar
  • Aktivitas manajemen jaringan
  • Menjamin keamanan pada resource jaringan

5.      Protokol transport = protocol tcp dan protocol udp (pengertiannya liat nmr 6 aja )

 

 

6.     

A.   Protokol TCP ( Transmission Control Protocol ) adalah salah satu jenis protokol transfer data. TCP mempunyai karakteristik sebagai protokol yang berorientasi koneksi (Connection oriented). Sebelum terjadi proses tranfer data, maka yang pertama dilakukan adalah kedua belah pihak melakukan caal request dan call accept. Protokol TCP menggunakan jalur data full duplex yang berarti antara kedua host terdapat dua buah jalur, jalur masuk dan jalur keluar sehingga data dapat dikirimkan secara simultan. Sebuah circuit virtual disiapkan sebelum packet-packet dikirimkan. Pada masing-masing packet terdapat virual circuit identifier yang berisi alamat tujuan packet tersebut. Data yang dikirimkan dalam sebuah protokol TCP maka akan diurutkan dengan sebuah nomor urut dan akan mengharap packet positive acknowledgment. Apabila tidak ada packet positive acknowledgment, maka packet akan dikirim ulang. Oleh karena itu, protokol TCP reliable. Akan tetapi karena harus mengecek setiap packet yang dikirmkan, maka protokol TCP relatif lambat. Pada TCP, hanya bisa melakukan koneksi one-to-one dan tidak bisa melakukan koneksi one-to-many. Karena rute-rute packet sudah ditentukan sebelumnya, maka akan lebih sulit bagi jaringan untuk beradaptasi dengan kemacetan. Apabila sebuah simpul/node mengalami kerusakan/kegagalan, maka seluruh virtual circuit yang melewati simpul tersebut akan hilang.

Protokol UDP

UDP ( User Datagram Protocol) adalah jenis transfer data yang lain dari TCP. UDP mempunyai karateristik connectionless (tidak berbasis koneksi). Dengan kata lain, data yang dikirimkan dalam bentuk packet tidak harus melakukan call setup seperti pada TCP. Selain itu, data dalam protokol UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor identifier. Sehingga sangat besar sekali kemungkinan data sampai tidak berurutan dan sangat mungkin hilang/rusak dalam perjalananan dari host asal ke host tujuan. Tergantung pada host penerima/tujuan, apakah akan meminta kembali pakcet yang rusak atau hilang. Kelebihan UDP adalah pada saat digunakan pada lightweight protokol, misalnya saja DNS(Domain Name Service). Selain itu protokol UDP lebih fleksibel karena misalnya saja terjadi kemacetan pada salah satu bagian jaringan, maka datagram dapat dialihkan menghindari bagian yang mengalami kemacetan tersebut. Kemudian apabila sebuah simpul(node) mengalami kerusakan/kegagalan, maka pacekt packet berikutnya dapat menemukan jalan/rute pengganti yang melewati simpul tersebut.

 

–       UDP adalah “datagram-oriented”, sedangkan TCP adalah “session-oriented”. Datagram adalah paket informasi self-contained. UDP berhubungan dengan datagram atau paket individu yang dikirim dari client ke server dan atau sebaliknya.

–       UDP adalah connection-less. Client tidak membangun koneksi ke server sebelum mengirim data, client hanya mengirim data secara langsung.

–       UDP adalah protokol yang tidak andal, dalam artian :

  • Paket dapat hilang. UDP tidak dapat mendeteksinya, sehingga pada program aplikasi client – server, metode transmisi ulang dikarenakan data rusak atau hilang harus dilakukan pada level aplikasi. Biasanya aplikasi menunggu hingga timeout habis, dan kemudian mencoba lagi
  • Paket dapat mengalami kerusakan. Paket UDP berisi checksum semua data dalam paket. Checksum ini memungkinkan UDP mendeteksi kapan suatu paket mengalami kerusakan. Jika hal ini terjadi, maka paket tersebut dikeluarkan, dan sebagaimana biasa aplikasilah yang mendeteksi hal ini dan melakukan transmisi ulang seperlunya.
  • Karena UDP adalah datagram-oriented dan pada level protokol setiap paket berdiri sendiri, maka UDP tidak memiliki konsep paket sesuai urutan, yang selanjutnya berarti tidak memerlukan nomor urut pada paket tersebut.
  • Karena UDP tidak memerlukan mekanisme kontrol yang rumit, maka UDP dapat dianggap lebih mudah dan lebih kecil ( dalam hal baris data dan memori ) untuk diimplementasikan. Namun hal tersebut juga membuat UDP tidak cocok untuk sejumlah besar data.

 

7.      Contoh protokol aplikasi yang menggunakan TCP :

  • HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
  • FTP (File Transfer Protocol)
  • SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)

Cara kerja http

Bila kita mengklik link hypertext atau kita mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser, maka Anda sedang mentransfer URL ke browser, dan Dari URL ini browser Anda tahu server mana yang akan dihubungi dan file apa yang diminta kemudian web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server selanjutnya akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser. Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada kita.

8. socket dua arah merupakan mekanisme komunikasi yang memungkinkan terjadinya  pertukaran data antar program atau proses baik dalam satu mesin maupun antar mesin agar lebih jelas dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

 

 

asd

 

 

 

Di dalam kotak menunjukkan system call/function yang dibutuhkan untuk
koneksi/komunikasi, misal socket(), bind(), listen(), connect(), dll. Secara garis
besar langkah – langkah yang dilakukan pada client dan server adalah sebagai
berikut :
1.   Langkah – langkah dasar di client :
a.   Membuka koneksi client ke server, yang di dalamnya adalah :
9   Membuat socket dengan perintah socket()
9   melakukan pengalamatan ke server.
9   Menghubungi server dengan connect()
b.   Melakukan komunikasi (mengirim dan menerima data), dengan
menggunakan perintah write()  dan  read()
c.   Menutup hubungan dengan perintah close() ;

2.   Langkah – langkah dasar di server :
a.   Membuat socket dengan perintah socket()
b.   Mengikatkan socket kepada sebuah alamat network dengan perintah
bind()
c.   Menyiapkan socket untuk menerima koneksi yang masuk dengan
perintah  listen()
d.   Menerima koneksi yang masuk ke server dengan perintah accept()
e.   Melakukan komunikasi (mengirim dan menerima data), dengan
menggunakan perintah write()  dan  read()

 


Posted in Uncategorized

mengirim object dengan soket (Demo D1-8)

May 3, 2012
Leave a Comment

pada post kali ini saya akan menshare program untuk mengirim objek dengan soket untuk coding dapat dilihat di bawah:

 

Staff.java

 

class staff ini digunakan untuk menyimpan data yang dikirim oleh client. Pada class ini juga terdapat method yang digunakan untuk mencetak data staff yang dikirim client.

 

ObjectClient.java

 

 

class objekclient ini berfungsi untuk mengirim data staff kepada server.

ObjekServer.java

 

class objekserver ini berfungsi untuk menerima dan menampilkan data staff dari client. untuk output program dapat dilihat gambar dibawah ini:

 


Posted in Uncategorized

smtp (Demo D1-7)

May 3, 2012
Leave a Comment

post kali ini saya menshare program untuk mengirim pesan dengan smtp. program ini menggunakan bahasa pemrograman java scriptnya bisa dilihat di gambar dibawah.

 

coding  diatas dimulai dengan membuat objek smtpsoket, outputstream dan inputstream. kemudian buat kondisi  if (smtpSocket!=null && os!=null && is!=null) jika kondisi terpenuhi maka program akan melakukan pengiriman pesan melalui smtp. untuk output program dapat dilihat gambar di bawah.


Posted in Uncategorized

Aplikasi Client-server TCP Sederhana dengan Java (Demo D1-5)

May 1, 2012
Leave a Comment

Saat ini, penulis akan membahas mengenai cara membangun aplikasi Client-Server TCP sederhana dengan menggunakan Java. Adapun langkah – langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Ketikkan kode sumber (source code) pada Notepad, Editplus, atau IDE lainnya, dan saya memilih menggunakan Notepad++ sebagai text editor. Pada aplikasi ini dibutuhkan dua source code, yang masing-masing saya beri nama Server_Client.java (untuk coding server) dan Client_Server.java(untuk coding client). Adapun source code-nya adalah sebagai berikut :

Aplikasi Server

 

 

Aplikasi Client

 

 

2. Kemudian simpan kedua program tadi pada direktori mana saja, dan saya menyimpannya di direktori “F:\pemjar”.
3. Setelah disimpan, kemudian buka 2 jendela cmd (command prompt) pada menu Start > Accessories > Command Prompt atau langsung ketikkan cmd pada menu Run untuk mengkompile dan menjalankan program tersebut. Kemudian compile program tersebut dan jalankan dengan cara sebagai berikut :

Pada nomor 1 Gambar cmd Server menunjukkan bahwa aplikasi server telah hidup dan sudah dapat menerima interaksi dari Client berupa kata “salam” (lihat nomor 4 pada Gambar cmd Client), sedangkan nomor 2 Gambar cmd Server menunjukkan bahwa aplikasi server telah hidup kembali dan siap menerima interaksi dari Client lagi, namun ketika Client mengetikkan selain kata “salam”, misalkan kata “haii” maka respon Server akan berbeda (lihat nomor 6 pada Gambar cmd Client).
Nomor 3 pada Gambar cmd Client menunjukkan kesalahan dalam menjalankan aplikasi Client, dimana untuk menjalankannya harus menuliskan nama lokal komputer yang dijadikan server saat menjalankan aplikasi Client.
Nomor 4 pada Gambar cmd Client menunjukkan cara yang benar untuk menjalankan aplikasi Client yakni dengan menuliskan nama lokal komputer yang dijadikan Server.
Nomor 5 pada Gambar cmd Client menunjukkan bahwa aplikasi Server hanya bisa menerima satu kali interaksi dari Client, sehingga bila ingin melakukan interaksi lagi harus menjalankan (menghidupkan) lagi aplikasi Server-nya.
Nomor 6 pada Gambar cmd Client menunjukkan bila Client mengetikkan kata selain “salam” maka Server tidak akan mengerti dan memberikan respon “Maaf. Saya tidak mengerti”.


Posted in Uncategorized

NsLookup (Demo D1-4)

May 1, 2012
Leave a Comment

Java menyediakan objek InetAddress yang memanfaatkan layanan sistem operasi dan jaringan untuk melakukan translasi nama dan IP komputer. Program dibawah ini memperlihatkan bagaimana menggunakan objek InetAddress untuk melakukan translasi nama komputer ke IP Address komputer.
1. Ketikkan kode sumber (source code) tentang translasi IP Address ke nama lokal komputer pada Notepad, Editplus, atau IDE lainnya, dan saya memilih menggunakan Notepad++ sebagai text editor. Source code tersebut saya beri nama NsLookup.java. Adapun source code-nya adalah sebagai berikut :

2. Simpan source code tadi dengan nama IPtoName.java ke direktori mana saja.
3. Setelah disimpan, kemudian buka cmd (command prompt) pada menu Start > Accessories > Command Prompt atau langsung ketikkan cmd pada menu Run untuk mengkompile dan menjalankan program tersebut. Kemudian compile program tersebut dan jalankan dengan cara sebagai berikut :

Setelah dijalankan maka akan muncul cara pemakaian dari program ini. Jadi, cara menjalankan program ini dengan mengetikkan java NsLookup (nama komputer saya) seperti yang terlihat dari gambar di atas.


Posted in Uncategorized

Mendapatkan Nama komputer dengan Java (DemoD1-2)

May 1, 2012
Leave a Comment

1. Ketikkan kode sumber (source code) tentang pengambilan nama lokal komputer pada Notepad, Editplus, atau IDE lainnya, dan saya memilih menggunakan Notepad++ sebagai text editor. Source code tersebut saya beri nama getName.java. Adapun source code-nya adalah sebagai berikut :

2. Simpan source code tadi dengan nama getName.java ke direktori mana saja.
3. Setelah disimpan, kemudian buka cmd (command prompt) pada menu Start > Accessories > Command Prompt atau langsung ketikkan cmd pada menu Run untuk mengkompile dan menjalankan program tersebut. kemudian compile program tersebut dan jalankan dengan cara sebagai berikut :

Setelah program tersebut dijalankan maka nama  komputer saya akan terlihat disitu.


Posted in Uncategorized

Melakukan Translasi IP ke Nama Komputer (Demo D1-3)

May 1, 2012
Leave a Comment

Java menyediakan objek InetAddress yang memanfaatkan layanan sistem operasi dan jaringan untuk melakukan translasi nama dan IP komputer. Program dibawah ini memperlihatkan bagaimana menggunakan objek InetAddress untuk melakukan translasi IP ke nama komputer.
1. Ketikkan kode sumber (source code) tentang translasi IP Address ke nama lokal komputer pada Notepad, Editplus, atau IDE lainnya, dan saya memilih menggunakan Notepad++ sebagai text editor.Source code tersebut saya beri nama IPtoName.java. Adapun source code-nya adalah sebagai berikut :

 

 

 

2. Simpan source code tadi dengan nama IPtoName.java ke direktori mana saja, dan saya menyimpannya di direktori “F:\pemjar”.
3. Setelah disimpan, kemudian buka cmd (command prompt) pada menu Start > Accessories > Command Prompt atau langsung ketikkan cmd pada menu Run untuk mengkompile dan menjalankan program tersebut. Kemudian compile program tersebut dan jalankan dengan cara sebagai berikut :

 

 

 

Setelah dijalankan maka akan muncul cara pemakaian dari program ini. Jadi, cara menjalankan program ini dengan mengetikkan java IPtoName 10.10.10.2 (IP komputer saya) seperti yang terlihat dari gambar di atas.


Posted in Uncategorized

Mendapatkan IP Address Dengan Java (Demo D1-1)

May 1, 2012
Leave a Comment
Pada postingan kali ini akan membahas cara mendapatkan IP Address menggunakan Java. untuk membuatnya langkah – langkahnya sebagai berikut :
1. Ketikkan kode sumber (source code) tentang pengambilan IP Address komputer pada Notepad, Editplus, atau IDE lainnya, dan saya memilih menggunakan Notepad sebagai text editor. Source code tersebut saya beri nama getIP. Adapun source code-nya adalah sebagai berikut :
2. Simpan source code tadi dengan nama getIP.java ke direktori mana saja.
3. kemudian buka cmd (command prompt) untuk mengkompile dan menjalankan program tersebut. Pada cmd tersebut masuk ke direktori file getIP.java disimpan. kemudian compile program tersebut dengan mengetik javac getIP.java. kemudian jalankan dengan mengetik java getIP maka akan tampil output seperti gambar dibawah :
Pada output program tersebut terlihat IP Address komputer yang saya gunakan. IP komputer dapat terlihat karena Java menyediakan objek InetAddress yang memanfaatkan layanan sistem operasi dan jaringan untuk melakukan translasi IP Address komputer.

Posted in Uncategorized

penerapan komputasi dalam teknologi nuklir

April 6, 2012
Leave a Comment

Penelitian, pengembangan dan penerapan teknologi di bidang nuklir merupakan masalah yang sensitil karena selalu dikaitkan dengan sejarah awal pemanlaatan energi nuklir untuk menciptakan bom nuklir sebagai senjata pemusnah masal, yaitu menjelang berakhirnya Perang Dunia II. Jepang menyerah tanpa syarat akibat dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki yang daya rusaknya sangat luar biasa. Dalam hitungan detik, sebanyak 117.810 korban tewas tergulung gelombang kejut dan 60.769 orang luka-luka. Demikian juga gedung-gedung, jembatan, dan semua instalasi di kedua kota tersebut hancur tidak bersisa. Namun dewasa ini Jepang, sebagai satu-satunya negara yang menjadi korban senjata nuklir yang seharusnya trauma dengan energi nuklir, ternyata telah memanlaatkan energi nuklir untuk memenuhi lebih dari 60% kebutuhan energi listriknya. Sejak tahun 1963 di Jepang telah beroperasi 55 unit pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dan 2 unit dalam pembangunan. Walaupun terjadi perdebatan publik dalam pembangunan PLTN, saat ini ada 439 PLTN yang beroperasi di 32 negara di dunia, dan energi nuklir menyumbang 16,24% dari produksi listrik dunia.

Energi nuklir kembali menjadi pilihan karena sumber energi ini ramah lingkungan. Dibandingkan dengan penggunaan bahan bakar losil yang dominan saat ini, seperti batu bara, gas alam, dan minyak bumi, PLTN tidak menghasilkan emisi gas berbahaya seperti NOx, SOx, dan CO, yang dianggap sebagai kontributor utama pencemaran lingkungan yang menyebabkan efek rumah kaca. Karena itu energi nuklir telah dipromosikan kembali untuk melawan pemanasan global yang semakin parah sekarang ini. Pada saat yang bersamaan, harus tetap menjaga faktor-faktor keamanan dan keiselamatan PLTN, terutama setelah kecelakaan nuklir di Three Miles Island dan Chernobyl yang menyebabkan terhentinya pembangunan PLTN baru di Amerika Utara dan Eropa Bara!. Kecelakaan PLTN jenis PWR di Three Mile Island, Pennsylvania pada tahun 1979, adalah karena kesalahan manusia yaitu operator mematikan emergency core cooling system. Beruntung dengan adanya bangunan pengungkung (containment) reaktor maka hanya sejumlah kecil produk lisi radioaktil yang keluar dari pengungkung. Kecelakaan PLTN jenis RBMK-1000 di Chernobyl Ukrania, pada tanggal 26 April 1986, diakibatkan juga oleh kesalahan manusia yaitu operator melakukan pengujian yang tidak sesuai dengan prosedur. Dengan tidak adanya bangunan pengungkung seperti pada reaktor di Three Mile Island, maka terlepaslah isotop radiasi tinggi (100-150 juta curies) ke atmosler. Akibat kecelakaan ini, dua pekerja tewas seketika pada waktu ledakan, sedangkan 31 pekerja . meninggal kemudian akibat menerima dosis radiasi tinggi pada waktu melakukan pembersihan. Selain itu, tidak kurang dari 135.000 orang harus diungsikan keluar daerah bencana.

Ilmu komputasi muncul bersamaan dengan berkembangnya kekuatan pengolahan komputer dan metode numerik. Dengan ilmu komputasi maka solusi atas masalah dapat lebih cepat dan lebih akurat dibandingkan dengan kompulasi klasik yang umumnya hanya menggunakan pena dan kertas yang dikerjakan dengan bantuan label atau mesin hitung. Penelilian dan pengembangan dewasa ini dapal lebih terarah dengan bantuan model matematik dan simulasi komputer. Eksperimen yang selama ini dilakukan dengan metode coba-coba (trial and error) yang menyebabkan pemborosan dapat dikurangi. Adalah ilmuwan besar abad 21, John Von Neumann yang meletakkan. dasar-dasar ilmu kompulasi melalui karya-karyanya tidak hanya dalam bidang matematika, teori kuantum dan teori permainan, namun Juga  dalam fisika nuklir. Bersama-sama dengan Stanislaw M. Ulam, Enrico Fermi,  dan Nicholas Metropolis, John von Neumann mengembangkan program simulasi kompuler untuk proyek pembualan bam alom di Los Alamos pada perang Dunia II. Pada buku ini, penulis mencoba memberikan gambaran kepada pembaca mengenai peranan ilmu komputasi dalam iptek nuklir, mulai dari pemodelan, perancangan sampai dengan simulasi komputer.

sumber:

http://www.pdii.lipi.go.id/read/2011/05/04/komputasi-dalam-ilmu-pengetahuan-dan-teknologi-nuklir.html


Posted in Uncategorized

model-model komputasi

April 6, 2012
Leave a Comment

Ada tiga model dasar komputasional– fungsional, logika, dan imperatif. Sebagai tambahan terhadap satuan nilai-nilai dan operasi yang berhubungan, masing-masing model komputasional mempunyai satu set operasi yang digunakan untuk menggambarkan komputasi.

a. Model Fungsional :
terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi, operasi aplikasi fungsi dan komposisi fungsi. Fungsi dapat mengambil fungsi lain sebagai argumentasi dan mengembalikan fungsi sebagai hasil (higher-order function). Suatu program adalah koleksi definisi fungsi-fungsi dan suatu komputasi adalah aplikasi fungsi.
intinya menerangkan fungsi dari komputasi .

b. Model Logika :
terdiri dari satu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis. Program terdiri dari definisi hubungan dan suatu komputasi adalah suatu bukti (suatu urutan kesimpulan).
Bersifat Logis
c. Model Imperatif :
terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan dan operasi tugas untuk memodifikasi pernyataan. Pernyataan adalah set pasangan nilai-nama dari konstanta dan variabel. Program terdiri dari urutan tugas dan suatu komputasi terdiri dari urutan pernyataan.
Pembagian Model komputasi ada 3 yaitu :
1. Mesin Mealy
Dalam teori komputasi sebagai konsep dasar sebuah komputer, mesin Mealy adalah otomasi fasa berhingga (finite state automaton atau finite state tranducer) yang menghasilkan keluaran berdasarkan fasa saat itu dan bagian masukan/input. Dalam hal ini, diagram fasa (state diagram) dari mesin Mealy memiliki sinyal masukan dan sinyal keluaran untuk tiap transisi. Prinsip ini berbeda dengan mesin Moore yang hanya menghasilkan keluaran/output pada tiap fasa.
Nama Mealy diambil dari “G. H. Mealy” seorang perintis mesin-fasa (state-machine) yang menulis karangan “A Method for Synthesizing Sequential Circuits” pada tahun 1955.
2. Mesin Moore
Dalam teori komputasi sebagai prinsip dasar komputer, mesin Moore adalah otomasi fasa berhingga (finite state automaton) di mana keluarannya ditentukan hanya oleh fasa saat itu (dan tidak terpengaruh oleh bagian masukan/input). Diagram fasa (state diagram) dari mesin Moore memiliki sinyal keluaran untuk masing-masing fasa. Hal ini berbeda dengan mesin Mealy yang mempunyai keluaran untuk tiap transisi.
Nama Moore diambil dari “Edward F. Moore” seorang ilmuwan komputer dan perintis mesin-fasa (state-machine) yang menulis karangan “Gedanken-experiments on Sequential Machines”.
3. Petri Net
Petri net adalah salah satu model untuk merepresentasikan sistem terdistribusi diskret. Sebagai sebuah model, Petri net merupakan grafik 2 arah yang terdiri dari place, transition, dan tanda panah yang menghubungkan keduanya. Di samping itu, untuk merepresentasikan keadaan sistem, token diletakkan pada place tertentu. Ketika sebuah transition terpantik, token akan bertransisi sesuai tanda panah.
Petri net pertama kali diajukkan oleh Carl Adam Petri pada tahun 1962.
sumber :

Posted in Uncategorized
Next Page »